Dankata qil; “Bahawasanya malam lailatul qadar itu terpindah ia tiada tetap ia pada malam yang tertentu maka terkadang ia pada dua puluh satu dan terkadang ada ia pada malam dua puluh lima demikianlah dan atas perkataan ini menjalani dua ahli Sufi dan menyata mereka itu akan “dhabit” dan kaedah bagi yang demikian itu dan iaitu; Dan telah
Danhendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa diri kamu, Hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS : Al-Ahzab : 33)
Apakahmalam lailatul qadar jatuh pada malam ke-27 dari bulan Ramadhan . Mengkiaskan Perwakilan Dalam Melontar Kepada Amalan/ Manasik Haji Lainnya . Tidak Mampu Menyempurnakan Salah Satu Manasik, Apa yang Harus Dilakukan? Hukum Orang yang Wafat di Saat Sedang Ihram Menunaikan Manasik .
Doadan amalan agar awet muda dan wajah berseri. Doa ketika menjumpai lailatul qadar. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hukum dan hal lain yang menyangkut tunangan dalam islam simak. Tunangan Dalam Islam Umat Muhammadiyah Ahlul Bait Khutbah Lamaran Nikah Hukum Dan Contohnya Nu Online Buku Doa Refiza Contoh Doa Resepsi
Lantunkandoa & amalan sunnah untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar ramadhan 1441 h banyaknya keutamaan pada sepuluh hari terakhir, diantaranya yakni terdapat malam mulia, malam lailatul qadar. Umat muslim membaca alquran saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir ramadhan 1442 h di masjid pusdai, kota bandung, senin (3/5) dini hari.
LailatulQadar Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. (Dialihkan dari Laylatul Qadar) Artikel ini adalah bagian dari seri Islam Rukun Islam Syahadat • Shalat • Puasa Zakat • Haji Rukun Iman Allah • Al-Qur'an • Malaikat Nabi • Hari Akhir Qada & Qadar Tokoh Islam Muhammad SAW Nabi & Rasul • Sahabat Ahlul
. Jakarta, NU Online Lailatul Qadar menjadi malam yang istimewa dan dinantikan umat Muslim di bulan Ramadhan. Allah swt menjanjikan menurunkan banyak keberkahan bagi siapa saja yang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Meskipun tidak ada hadits atau firman dalam Al-Quran mengenai kapan waktu malam Lailatul Qadar. Namun sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan diyakini menjadi malam yang penuh keberkahan. Di antara malam-malam di bulan Ramadhan, malam Lailatul Qadar menjadi satu malam yang paling dinanti. Hal itu, termuat dalam tulisan KH Nuril Huda berjudul Kapan Lalilatul Qadar?’, yang menyebutkan bahwa dalam Hadits yang diriwayatkan Abu Dawud, dijelaskan, Nabi saw pernah ditanya tentang Lailatul Qadar. Beliau menjawab “Lailatul Qadar ada pada setiap bulan Ramadhan," HR Abu Dawud. Namun, menurut hadits lainnya yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad SAW memerintahkan تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ “Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan,” HR. Bukhari. Dirahasiakanya tanggal pasti tentang Lailatul Qadar, menurut Kiai Nuril adalah untuk memotivasi umat agar terus beribadah, mencari rahmat dan ridha Allah kapan saja dan dimana saja, tanpa harus terpaku pada satu hari saja. “Jika malam Lailatul Qadar ini diberitahukan tanggal kepastiannya, maka orang akan beribadah sebanyak-banyaknya hanya pada tanggal tersebut dan tidak giat lagi beribadah ketika tanggal tersebut sudah lewat,” kata dia. Amalan mendapatkan Lailatul Qadar Adapun amalan untuk meraih malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut Dalam artikel berjudul Amalan agar Mendapatkan Malam Lailatul Qadar’, Profesor Muhammad Quraish Shihab mengungkapkan dua amalan agar seorang hamba bisa bertemu malam Lailatu Qadar. 1. Memperbanyak amal baik Dalam QS Al Qadr ayat 4 disebutkan dalam malam lailatul qadar, Malaikat turun. Ketika Malaikat turun dan mengunjungi seseorang, Malaikat senang dengan kebaikan, melingkupi kebaikan apa saja. Malaikat mendukung manusia yang berbuat baik. Dengan demikian, melakukan kebaikan secara terus-menerus bisa mengantarkan manusia mendapatkan malam lailatul qadar. 2. Menciptakan kedamaian Menciptakan kedamaian yang dimaksud adalah dengan melakukan hal-hal sederhana namun bermanfaat bagi orang lain. Dan, itu termuat dalam QS Al Qadr ayat 5, yang berbunyi, di malam lailatul qadar ada kedamaian sampai fajar. Misalnya, ketika manusia naik bus, banyak orang di bus, lalu hanya duduk diam, tidak menyapa samping kiri dan samping kanannya. Hal itu termasuk damai, tetapi damai pasif. Lain halnya dengan damai aktif yaitu ketika saling menyapa atau memberi sesuatu kepada orang lain dengan tujuan yang baik. Ini prinsip kedamaian yang dapat mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin seperti dijelaskan QS Al-Qadr ayat 5. Di saat itulah manusia mendapat malam kemuliaan, yaitu malam lailatul qadar. Pewarta Syifa Arrahmah Editor Syakir NF
Ilustrasi Islam, Muslim. Sumber Pixabay Jakarta Doa lailatul qadar merupakan doa yang bisa dipanjatkan untuk mendapatkan malam yang istimewa ini. Lailatul qadar merupakan malam yang paling mulia di bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya. Lailatul qadar digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Doa lailatul qadar bisa dibaca untuk menyambut bulan yang paling mulia ini. Istimewanya malam lailatul qadar membuat banyak orang tak ingin melewatkannya. Doa Nabi Muhammad SAW di Malam Lailatul Qadar Doa Lailatul Qadar dan Amalan-amalan yang Membawa Berkah Doa Malam Lailatul Qadar Arab dan Artinya, Kenali Amalan-Amalannya Doa lailatul qadar termasuk doa yang disunahkan Rasulullah. Diiringi dengan ibadah dan amalan lainnya, doa lailatul qadar akan menghidupkan malam Ramadhan. Doa lailatul qadar bisa dibaca kapan saja, terutama saat 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Doa lailatul qadar menjadi pelengkap ibadah. Doa lailatul qadar ini berisi pujian pada Allah dan memohon berkah dan ampunan. Berikut doa lailatul qadar dan amalan yang bisa dilakukan, dirangkum dari berbagai sumber, Kamis 7/4/2022.Umat muslim tentu menunggu datangnya 10 hari terakhir dalam bulan Ramadan. Pada periode tersebut terselip satu malam yang penuh berkah yang disebut malam Lailatul Qadar. Berikut adalah deretan kebaikan malam Lailatul QadarMengenal Lailatul QadarPemandangan saat umat muslim berdoa di halaman Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu 1/6/2019. Umat muslim memanjatkan doa-doa jelang berakhirnya Ramadan untuk mendapatkan Lailatul Qadar atau malam yang lebih baik dari seribu bulan. KARIM SAHIB/AFPLailatul qadar adalah malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan. Dalam Al Qur'an, malam ini digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di malam ini, siapa yang meminta akan dikabulkan permintaannya. Sebagian ulama juga percaya Al Qur'an pertama kali diturunkan di malam Lailatul Qadar. Para ahli agama dan beberapa periwayat hadis seperti Imam Bukhari, Abu Malik, Abdullah Bin Umar, Mujahid, Imam Muslim dan sebagainya menyebutkan bahwa di malam Lailatul Qadar, penulisan takdir di lauhul mahfudz dalam setahun akan dirinci. Lailatul qadar selalu menjadi misteri tersendiri karena tanggal kedatangannya yang tak bisa dipastikan. Sebagian besar ulama menjelaskan jika malam Lailatul Qadar umumnya datang di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa malam penuh kemuliaan ini akan datang di malam-malam lailatul qadarIlustrasi Masjid Credit dari Imam Muslim, "Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh dari bulan Ramadan. Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." HR. Imam Muslim, 762. Sedangkan riwayat dari Ibnu Abbas, Rasullulah SAW bersabda, "Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan yang begitu menghangatkan dan menenangkan." HR. Al Baihaqi. Dalam sebuah riwayat juga dijelaskan, "Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadan, melebihi kesungguhan Beliau di waktu lainnya. HR. Muslim. Sebagian besar ulama menjelaskan jika malam Lailatul Qadar umumnya datang di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan, Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa malam penuh kemuliaan ini akan datang di malam-malam berdoa memburu malam lailatul qadar pada bulan suci Ramadan di Masjid Universitas Teheran, Laylat al-Qadr, Iran, Selasa 12/5/2020. Iran mengizinkan masjid dibuka kembali, namun dengan memperhatikan prosedur kesehatan dan sosial untuk mencegah penyebaran COVID-19. AP Photo/Vahid SalemiDiriwayatkan, Aisyah ra pernah bertanya pada Rasulullah saw “ Wahai Rasul, andaikan aku bertemu lailatul qadar, doa apa yang bagus dibaca?” beliau menjawab “Ucapkanlah; Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni." Arti dari doa lailatul qadar ini adalah "Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Pemaaf. Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah aku.” Cara meraih malam lailatul qadarDoa Lailatul Qadar / Sumber iStcokphotoIktikaf Iktikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu dengan niat semata-mata beribadah hanya untuk Allah SWT. Itikaf saat bulan Ramadan dijelaskan dalam hadits “Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” HR. Bukhari Waktu i’tikaf yang lebih afdhol adalah di akhir-akhir ramadhan 10 hari terakhir bulan Ramadhan sebagaimana hadits Aisyah, ia berkata, “Nabi shallallahu alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari yang akhir dari Ramadhan hingga wafatnya kemudian isteri-isteri beliau pun beri’tikaf setelah kepergian beliau.” Membaca Al Qur'an Kegiatan belajar, membaca, memahami, dan menghayati Al Qur'an merupakan salah satu cara raih lailatul Qadar yang dapat dilakukan. Rasulullah Saw. bersabda, “Bacalah oleh kalian Al Qur'an. Karena sesungguhnya Al Qur'an itu akan datang menghampiri kalian di hari kiamat sebagai syafaat.” HR Muslim.Cara meraih malam lailatul qadarCara Rasulullah Sambut Lailatul Qadar / Sumber iStcokphotoMenunaikan salat malam Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” HR. Bukhari no. 1901 Setelah salat tarawih dan tadarusan, umat Islam bisa tidur terlebih dahulu. Lalu saat tengah malam atau menjelang sahur, bangun untuk menunaikan salat malam. Dengan menunaikan ibadah salat malam ini, maka peluang untuk mendapat malam lailatul qadar juga akan meningkat. Fokuskan ibadah untuk mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Perbanyak doa Perbanyak doa di malam-malam sepertiga terakhir bulan Ramadan untuk meningkatkan peluang meraih kemuliaan malam lailatul qadar. Rasulullah SAW memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk berdoa di malam-malam meraih malam lailatul qadarPara jemaah syiah manaruh kitab suci Al-Quran di atas kepala mereka saat menyambut malam lailatul qadar di Makam Suci Imam Ali, Najaf, Irak, Sabtu 16/5/2020. Ritual saat berdoa dan meminta hajat kepada Tuhan ini sudah berlangsung selama berabad-abad lamanya. HAIDAR HAMDANI/AFPPerbanyak taubat Manusia tak pernah luput dari yang namanya salah dan dosa. Mumpung masih ada waktu di sepertiga terakhir Ramadan, isi malam-malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak taubat dan permohonan ampun. Kalau bertepatan dengan malam lailatul qadar, berkahnya akan sangat luar biasa. Menghidupkan malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Al-Bukhari dikatakan bahwa kita dianjurkan untuk mencari Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. “Dari Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan,” HR Bukhari. Sebagian besar ulama menjelaskan jika malam Lailatul Qadar umumnya datang di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan, Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa malam penuh kemuliaan ini akan datang di malam-malam genap. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Sebagai Muslim kita harus menghormati sekaligus mencintai keluarga dan keturunan Rasulullah ﷺ yang disebut Ahlul Bait. Rasulullah memang mengimbau agar umatnya menghormati dan mencintai keluarga dan keturunannya. Hal ini karena Ahlul Bait memang memiliki kemuliaan tersendiri sebagai kerabat Rasulullah. Namun apabila di antara mereka ada yang menyimpang dari jalan leluhurnya, hendaklah ada yang menasihatinya. Imbauan seperti itu sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang ulama sekaligus habib yang merupakan dzurriah Rasulullah ﷺ asal Tarim Hadramaut Yaman, yakni Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad 1634-1720 M dalam kitabnya berjudul Al-Fushul al-Ilmiyyah wal Ushul al-Hikamiyyah, Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 89 sebagai berikut لأهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم شرف، ولرسول الله صلى اللهعليه وسلم بهم مزيد عناية وقد أكثر على أمته من الوصيّة بهم والحث على حبّهم ومودتهم. وبذالك أمرالله تعالى في كتابه في قوله تعالى "قل لا أسألكم عليه أجرا إلا المودة في القربى" .الشورى، ٢٣ ـArtinya “Ahlul Bait memiliki kemuliaan tersendiri, dan Rasulullah telah menunjukkan perhatiannya yang besar kepada mereka. Beliau berulang-ulang berwasiat dan mengimbau agar umatnya mencintai dan menyayangi mereka. Dengan itu pula Allah subhanahu wataála telah memerintahkan di dalam Al-Qur’an dengan firman-Nya “Katakanlah wahai Muhammad, tiada aku minta suatu balasan melainkan kecintan kalian pada kerabatku.” QS 4223. Dari kutipan di atas dapat ditegaskan bahwa kaum Muslimin memang harus menghormati dan mencintai Ahlul Bait bukan saja karena kekerabatan mereka dengan Rasulullah ﷺ, tetapi juga karena Allah telah memerintahkan kepada beliau untuk berseru kepada umatnya agar mencintai kerabat beliau. Dengan kata lain perintah untuk mencintai Ahlul Bait merupakan perintah dari Allah subhanahu wataála. Rasulullah sebagai pemimpin kaum Muslimin tidak meminta balasan apa pun dari umatnya kecuali kecintaan mereka kepada keluarga dan keturunan beliau. Namun Sayyid Abdullah Al-Haddad mengingatkan agar dalam memberikan penghormatan dan kecintaan kepada Ahlul Bait, kaum Muslimin bersikap wajar dan tidak berlebih-lebihan. Hal ini sebagaimana ditegaskannya dalam kutipan berikut فعلى كافة المسلمين أن يعتقدوا حبّهم ومودتهم، وان يوقّروهم ويعظّموهم من غير غلوّ ولا إسراف. Artinya “Seluruh kaum Muslimin hendaknya memastikan kecintaan dan kasih sayang mereka kepada Ahlul Bait, serta menghormati dan memuliakan mereka secara wajar dan tidak berlebih-lebihan.”Terhadap Ahlul Bait yang menyimpang dari apa yang dicontohkan Rasulullah ﷺ, Sayyid Abdullah Al-Haddad mengimbau agar mereka tetap dihormati semata-mata karena mereka adalah kerabat Nabi Muhammmad ﷺ dengan tidak meninggalkan perlunya memberikan nasihat kepada mereka sebagaimana kutipan berikut وأما من كان من أهل هذا البيت ليس على مثل طرائق أسلافهم الطاهرين، وقد دخل عليهم شيئ من التخليط لغلبة الجهل، فينبغي أيضا أن يعظّموا ويحترموا لقرابتهم من رسول الله الله صلى الله عليه وسلم. ولا يدعوا المتأهل للنصيحة نصحهم وحثّهم على الأخذ بما كان عليه سلفهم الصالح, من العلم والعمل الصالح، والأخلاق الحسنة “Adapun mereka yang berasal dari keluarga dan keturunan Rasulullah ini yang tidak menempuh jalan leluhur mereka yang disucikan, lalu mencampur adukkan antara yang baik dan yang buruk disebabkan kejahilannya, seyogyanyalah mereka tetap dihormati semata-mata karena kekerabatan mereka dengan Nabi ﷺ. Namun siapa saja yang memiliki keahlian atau kedudukan untuk memberi nasihat, hendaknya tidak segan-segan menasihati dan mendorong mereka kembali menempuh jalan hidup para pendahulu mereka yang saleh-saleh, yang berilmu dan beramal kebajikan, berakhlak terpuji dan berperilaku luhur.” Lihat hal. 90. Dari kutipan di atas, dapat diketahui bahwa dalam masyarakat tidak tertutup kemungkinan ada dari Ahlul Bait yang berperilaku tidak sebagaimana dicontohkan para leluhurnya khususnya Rasulullah ﷺ. Kepada Ahlul Bait yang seperti itu Sayyid Abdullah Al-Haddad mengimbau agar siapa pun yang memiliki kepasitas keilmuan dan kewenangan untuk tidak segan-segan memberikan nasihat dengan tetap bersikap hormat dan cinta kepada mereka secara wajar. Nasihat-nasihat yang hendaknya disampaikan kepada mereka adalah perlunya kembali menempuh jalan hidup sebagaimana para pendahulu yang berilmu dan beramal saleh serta berakhlak mulia sebagaimana dicontohkan Baginda Rasulullah ﷺ. Imbauan dari Sayyid Abdullah Al-Haddad ini sekaligus merupakan jawaban atas adanya sikap sebagian kaum Muslimin yang menganggap bahwa jika ada dari Ahli Bait yang melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari agama, mereka tidak perlu diingatkan karena menganggap Rasulullah sudah pasti akan memberinya syafaat di akhirat kelak. Sayyid Abdullah Al-Haddad tidak setuju atas anggapan seperti itu sebagaimana kutipan berikut فيقول هؤلاء أهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم، ورسول الله شفيع لهم، ولعل الذنوب لا تضرهم، وهذا قول شنيع، يضر القائل به نفسه، ويضر به غيره من الجاهلين، وكيف يقول أحد ذالك وفي كتاب الله العزيز ما يدل غلى اهل أن أهل البيت يضاعف لهم الثواب على الحسنات، والعقاب على السيئات. Artinya “Ada yang mengatakan,”Biarlah, mereka adalah dari Ahlul Bait, Rasulullah ﷺ pasti akan bersyafaat kepada mereka, dan mungkin pula dosa-dosa yang mereka lakukan tak akan menjadi mudarat atas mereka.” Sungguh ini adalah ucapan yang amat buruk, yang menimbulkan mudarat bagi si pembicara sendiri dan bagi orang-orang lainnya yang tergolong kaum jahil. Bagaimana bisa seseorang berkata seperti itu, sedangkan dalam Al-Qurán, Kitab Allah yang mulia terdapat petunjuk bahwa anggota keluarga Rasulullah dilipat gandakan bagi mereka pahala amal baiknya, demikian pula hukuman atas perbuatan buruknya.” Lihat hal. 88.Sangat jelas bahwa Sayyid Abdullah Al-Haddad tidak setuju terhadap anggapan bahwa orang-orang tertentu seperti Ahlul Bait memiliki kekebalan hukum atas hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah subhanahu wataála disebakan kemuliaan nasabnya yang bersambung kepada Rasulullah. Ulama yang diyakini sebagai pembaharu abad 11 hijriyah ini menyebut orang yang memiliki anggapan seperti itu telah melakukan perbuatan dusta tentang Allah subhanahu wataála serta menyalahi ijma’ seluruh kaum Muslilimin. Lihat hal. 89.Sebelumnya pada halaman 87, Sayyid Abdullah Al-Haddad mengutip sebuah hadits Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan dari Abu Hurairah. Hadits itu berisi peringatan kepada putri beliau bernama Sayyidah Fathimah agar tidak mengandalkan pembelaan dari ayahnya di hadapan Allah subhanu wa taála sebagai berikut يا فاطمة بنت ممدs لا أغني عنكِ من الله “Hai Fathimah binti Muhammad, sungguh aku takkan cukup sebagai pembelamu di hadapan Allah.”Baca juga• Ini Alasan Kenapa Nahdliyin Cinta Habib• Kenapa Keturunan Nabi Tak Tentu Berakhlak Baik? Ini Penjelasan Habib Luthfi• Habib Zen Minta Maaf Jika Ada Keturunan Rasulullah Minta DilayaniJadi sekali lagi, ada kewajiban bagi kaum Muslimin untuk menghormati dan mencintai Ahlul Bait karena mereka memiliki kekerabatan dengan Rasulullah ﷺ. Perintah ini memiliki dasar di dalam Al-Qur’an, surat Asy-Syura, ayat 23. Disamping itu ada kewajiban lain bagi orang-orang tertentu yang memiliki kapasitas untuk menasihati jika ada dari mereka berbuat kemaksiatan dan berperilaku tercela. Perbuatan dosa yang mereka lakukan akan dilipat gandakan hukumannya. Namun cara menasihati mereka harus tetap baik dan hormat karena bagaimanapun mereka adalah dzurriah Rasulullah ﷺ. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama UNU Surakarta.
Amalan Malam Lailatul Qadar Nu – Merujuk pada artikel Rabu 12/4/2023 di website NU, inilah cara paling mudah mendapatkan Lailatul Qadar berdasarkan banyak dalil dan hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari disebutkan bahwa kita disuruh mencari lailatul qadar pada malam-malam yang berbeda di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Amalan Malam Lailatul … Baca Selengkapnya Amalan Di Malam Lailatul Qadar – Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang penting bagi umat Islam. Dipercayai bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah malam Lailatul Qadar, yaitu lebih dari 1000 bulan yang mulia, malam yang istimewa dan penuh amal kebaikan. Nah di WA saya mendapat gambaran jika malam Jum’at bertepatan dengan malam yang buruk … Baca Selengkapnya
amalan lailatul qadar ahlul bait